Rabu, 05 Oktober 2011

AC Milan : Laboratorium



Sains dan teknologi
MilanLab adalah Pusat Penelitian Ilmiah Teknik Tinggi yang dibangun oleh A.C. Milan dengan motivasi kuat, beroperasi sejak Juli 2002, dan terletak di Pusat Olahraga Milanello. Tujuannya adalah untuk mengoptimalisasi penanganan mental dan fisik para atlet dengan menyerahkan tugas ini kepada MilanLab yang mempresentasikan kombinasi ideal antara sains, teknologi, TI (teknologi informasi), cybernetics dan psikologi.
Tujuan
MilanLab menyumbang banyak pada optimalisasi hasil-hasil yang diraih tim. Tujuan dari studi dan penelitian ini adalah untuk memungkinkan para atlet mencapai penampilan seoptimal mungkin, untuk mengurangi risiko cedera dan untuk bertindak dalam pengambilan keputusan untuk mendukung para staf teknis dan pengurus klub dalam menangani sumber daya manusia.
Kesehatan para pemain: lebih baik lebih berharga
Obyek utama dari MilanLab adalah perlindungan setiap pemain. Kebaikan mental dan fisik para pemain adalah aset yang lebih berharga daripada sebuah tim sepakbola secara keseluruhan, yang berarti mereka yang turun ke lapangan lebih penting dari sudut pandang olahraga dibanding dari sudut pandang ekonomis.
Pendekatan sistematis: organisasi sebagai gabungan dari setiap komponennya
MilanLab membawa pekerjaan mereka maju ke depan melalui pengembangan konsep ‘visi sistematis’ dari sebuah tim sepakbola. Apa pun organisasinya, apakah itu sebuah perusahaan atau sebuah tim sepakbola, semua itu bisa dianggap sebagai sebuah ‘entitas’ yang terdiri dari berbagai sub-sistem yang bekerja bersama untuk menentukan hasil keseluruhan dari system utama. Produktivitas keseluruhan dari sistem ini berasal dari input dari setiap sub-sistem yang menjadi bagiannya: untuk memaksimalkan hasil-hasil ini secara keseluruhan penting untuk mengoptimalisasikan produktivitas dari setiap sub-sistem yang berhubungan, mengumpulkan sejumlah besar informasi dari semua bidang yang terlibat dalam prosesnya.
Level-level fungsional
Pada bagian dasar Milanlab ada visi dominan dalam memahami kesehatan sebagai kondisi total dari kebaikan fisik, mental dan sosial yang bergantung pada keseimbangan tiga level fungsional prinsipal: (neuro)struktural, biokimia dan mental yang semuanya mewakili area partisipasi.
 Area (Neuro)struktural: berdasar pada pendekatan chiropractor yang mengutamakan kemampuan alami tubuh untuk pulih tanpa intervensi obat-obatan atau operasi.
 Area Biokimia: Tubuh dianggap sebagai satu kesatuan fisio-kimia-biologi dengan fokus pada perubahan bio-kimia yang terjadi saat latihan.
 Area Mental: Penelitian dan pementauan kondisi psikologi seorang atlet dilakukan di Mind Room, sebuah fasilitas ruang kaca yang membantu para pemain bersantai dan melepas ketegangan. Pelatihan mental itu berlangsung selama 20 menit dan dilakukan setiap seusai sesi latihan. Program itu bisa memungkinkan delapan pemain sekaligus menggunakan tempat duduk yang nyaman dan ergonomis sambil memandang gambar-gambar yang menenangkan sementara para psikolog memonitor kondisi mental mereka lewat elektroda mini yang pas di kepala para pemain yang mengirim sinyal dari kulit kepala ke sebuah komputer. Kepala Psikolog Mind Room adalah Doktor Bruno Demichelis, psikolog asal Milan yang menggunakan fasilitas ini untuk memperbaiki tingkat pemulihan para pemain dari pertandingan ke pertandingan dan menyediakan ruang buat mereka untuk mengatasi stres negatif.
Kecerdasan Artifisial dalam pelayanan olahraga
MilanLab memanfaatkan teknologi perangkat lunak yang mutakhir dan canggih untuk mengumpulkan dan memproses informasi. Sistem kecerdasan artifisial mengumpulkan dan memproses informasi, sebuah mekanisme yang bisa mempelajari secara otomatis melalui pemrosesan data-data yang tersimpan yang bisa menentukan factor apa saja yang akan menyebabkan seorang pemain mengalami cedera. Informasi mental dan fisik mengenai setiap pemain dikumpulkan melalui sebuah sistem canggih dengan kabel yang terhubung ke poin output Unysis dan didukung oleh instalasi perangkat keras yang disuplai oleh AMD. Pada titik ini sebuah program perangkat lunak canggih yang dibangun oleh Computer Associates menjalankan analisis saraf dan menggunakan kecerdasan artifisial untuk mentransformasi sejumlah besar statistik medis numerik menjadi prediksi yang memiliki arti lewat teknologi PAS (Predictive Analysis Server), sebuah sistem yang bekerja untuk memprediksi kemungkinan risiko terhadap para pemain.
Kemitraan Penelitian
MilanLab sebuah proyek penelitian dan pengembangan multi disiplin yang memandang ke masa depan dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari pengalaman di masa lalu. Dalam lingkup ini, Milanlab telah mengembangkan kemitraan penelitian dengan sebagian besar pusat penelitian internasional bergengsi: Laboratorium Kota SENSEable dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) di Boston (AS); Departemen Bioengineering dari Universitas Louvain-la-Neuve (Belgia) dan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Aplikasi Epistemologi (CRESA) dari Universitas Vita-Salute San Raffaele.
http://www.acmilan.com/id/club/milan_lab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar