Kamis, 09 Februari 2012

MENGENAL PERALATAN MISA

Korporal : Berasal dari kata corpus (Latin). Artinya tubuh, karena di sanalah akan diletakan  Tubuh Kristus. Berbentuk kain persegi empat lebar yang dibentangkan di altar sebagai alas piala, patena dan piksis.
Palla : Kain putih persegi yang dibuat kaku dan berfungsi sebagai penutup piala.
Hosti besar : Berfungsi sebagai Tubuh Kristus, sama dengan hosti kecil. Hosti besar biasanya digunakan pada Misa besar bersama dengan Uskup.
Patena : Sejenis piring kecil yang berlapis emas / sejenisnya, merupakan tempat meletakan hosti besar.
Sendok kecil : Berfungsi untuk mengambil air yang akan di campur dengan anggur.
Purificatorium : Sehelei kain kecil persegi yang dapat dilipat menjadi tiga dengan salib di tengah. Fungsinya untuk mengeringkan piala.
Piala/kaliks/cawan : Alat minum yang terbuat dari bahan berharga (biasanya emas). Ke dalam piala inilah anggur akan dituangkan dan dicampurkan dengan sedikit air.
(Nama-nama di atas merupakan susunan piala dari atas ke bawah).
Ampul : Dua buah gelas kecil yang berisi air dan anggur. Bila gelas tersebut terbuat dari kaca(beling).  Biasanya ada tulisan A (aqua=air) dan V (vinum=anggur).
Lavabo dan kainnya : Tempat air untuk mencuci tangan imam yang selalu disertai dengan kain lavabo.
Perlengkapan Misa Meriah :
Hisop/aspergil : Alat pemercik yang dipakai untuk memerciki umat dengan air suci yang melambangkan pembersihan dosa (awal misa) atau mengingatkan akan pembaptisan. Disebut hisop merupakan nama tanaman yang dipakai orang Yahudi untuk memerciki. Aspergil, karena ketika pemercikan dilakukan biasanya diiringi dengan lagu “Asperges Me” (Latin), yang berarti perciki aku.
 Wiruk : Terdiri atas dua benda; navikula (tempat dupa, berbentuk seperti kapal laut) dan turibulum (pendupaan).
Kandelar : Tempat lilin.
SIBORI: berasal dari bahasa Latin “cyborium” yang berarti “piala dari logam”,adalah bejana serupa piala, tetapi dengan tutup di atasnya. Siboriadalah wadah untuk roti-roti kecil yang akan dibagikan dalam Komunikepada umat beriman. Sibori dibuat dari logam mulia, bagian dalamnyabiasa dibuat dari emas atau disepuh emas.
PIKSIS
berasal dari bahasa Latin “pyx” yang berarti “kotak”, adalah sebuah wadah kecil berbentuk bundar dengan engsel penutup, serupa wadah jam kuno. Piksis biasanya dibuat dari emas. Piksis dipergunakan untukmenyimpan Sakramen Mahakudus, yang akan dihantarkan kepada mereka yang sakit, atau yang akan ditahtakan dalam kebaktian kepada Sakramen Mahakudus.
MONSTRANS berasal dari bahasa Latin “monstrans, monstrare” yang berarti“mempertontonkan”, adalah bejana suci tempat Sakramen Mahakudusditahtakan atau dibawa dalam prosesi.
SACRAMENTARIUM atau Buku Misa adalah buku pegangan imam pada waktu memimpin perayaan Ekaristi, berisi doa-doa dan tata perayaan Ekaristi.
VELUM:kain selubung berwarna putih atau kuning sebagai tudung Sibori yang disimpan dalam Tabernakel atau sebagai tudung pegangan monstran dalam suatu prosesi.
KUSTODIA:Sibori kecil tempat menyimpan Hosti besar yang diapit lunula setelah digunakan dalam perarakan atau adorasi.
TEMPAT MINYAK SUCI:
Kaleng untuk menyimpan minyak yang sudah diberkati. Ada tiga jenis minyak suci:
OC (Oleum Cathechumenorum) minyak untuk para katekumen/calon baptis.
SC  (Sanctum Chrisma) minyak untuk penerimaan Sakramen Krisma.
OI   (Oleum Infirmorum) minyak untuk pengurapan orang sakit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar