Selasa, 07 Agustus 2012

KRISMA


RITUS PEMBUKA

PERARAKAN MASUK                                                     (Umat berdiri)
Sementara Bapak Uskup dan para petugas memasuki ruang ibadah, koor dan umat menyanyikan lagu “Datanglah Roh Mahakudus” (MB 448)

TANDA SALIB DAN SALAM
Uskup  :   Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Umat    :   Amin.
Uskup  :   Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus besertamu.
Umat    :   Dan sertamu juga.

PENYERAHAN
Wakil orang tua   :   Yang Mulia Bapak Uskup,
                                Hari ini kami, Umat Paroki St. Ignatius Manado, menghantar warga kami sebanyak ……… orang yang ingin menerima Sakramen Krisma.
                                Mereka telah disiapkan dengan saksama oleh para pembina. Dan dari pengamatan kami, mereka memang pantas untuk menerima Sakramen Krisma sebagai kepenuhan inisiasi, dan dengan demikian dikukuhkan keanggotaannya dalam Gereja Kristus.
                                Maka kami mohon dengan rendah hati, sudilah Bapak Uskup dalam upacara ini menerimakan Sakramen Krisma kepada mereka.
Uskup                  :   Terima kasih kepada seluruh umat paroki, khususnya kepada para pembina, yang dengan tekun telah menyiapkan warga-warga muda ini dan membimbing mereka sampai pada kepenuhan inisiasi yang akan terlaksana pada hari ini. Anda sungguh-sungguh telah berpartisipasi dalam karya kegembalaan kami. Maka dengan senang hati kami mengabulkan permohonan Saudara.
                                Sekarang marilah kita bersama-sama memanjatkan doa-doa yang hangat ke hadapan Allah sebagai persiapan upacara krisma ini. Khususnya marilah kita singkarkan segala hal yang meresahkan hati dan merenggangkan kesatuan antar kita, dan kesatuan kita dengan Tuhan.
                                (Hening sejenak)

PERNYATAAN TOBAT                                           (Umat Berlutut)
Uskup  :   Saudara-saudari terkasih, marilah mengakui dan menyesali akan dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan peristiwa penyelamatan ini.
                Saya mengaku ….
Umat    :   Kepada Allah yang mahakuasa, dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Uskup  :   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
Umat    :   Amin.


TUHAN KASIHANILAH KAMI   (Koor)


KEMULIAAN                            (Koor)


DOA PEMBUKA
Uskup  :   Allah yang mahabaik, kami bersyukur kepadaMu atas kesempatan yang indah ini, khususnya atas bimbingan yang Kau berikan kepada para calon krisma ini selama masa persiapan. Kini mereka menghadapMu mengharapkan kepenuhan anugerah Roh Kudus. Maka kami mohon, sudilah mengutus Roh Kudus kepada kami yang dengan rindu menantikan Dia. Semoga Ia mendorong kami untuk memberi kesaksian kepada semua orang tentang kabar gembira Tuhan kami Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa.
Umat    :   Amin.



LITURGI SABDA

BACAAN PERTAMA                                               (Umat Duduk)
Pembacaan dari Kitab Nabi Yeheskiel 36:24-28
Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. RohKu akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapanKu dan tetap berpegang pada peraturan-peraturanKu dan melakukannya. Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Allahmu.
Demikianlah sabda Tuhan,
Umat        : Syukur kepada Allah.


MAZMUR TANGGAPAN  : 104:1ab+24ac.29bc-30.31-34
3    3 / 3   . 3     3    4   4 / 3  .  05   5  5 / 3   3  3   i    i      2    i / 67  6//
U-tus-lah Roh-Mu ya Tu-han dan ja-di ba-ru se-lu-ruh mu-ka  bu-mi.

1.  Allahku namaMu hendak kupuji
Engkau amat agung berdandan sinar kebesaran.

2.  Ya Tuhan berselubungkan cahaya
Bagai jubah raja langit Kau pasang bagai kemah.

3.  FirmanMu disampaikan oleh angin
Api yang berkobar tunduk padaMu bagai hamba.



BACAAN KEDUA

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Umat di Galatia 5:16-25
Hasil buah Roh
Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging – karena keduanya bertentangan – sehingga  kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu – seperti  yang telah kubuat dahulu – bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
Demikianlah Sabda Tuhan
Umat        : Syukur kepada Allah.


ALLELUYA                                                      (Umat Berdiri)
456 6.5 6.7 i7 6i i i2i 6 5 7i 565 4 6.7 i.7 5i 67 6 5
Al -  le-            lu- ya.

Ayat :       5     6    i                          i '   i                                              2   i . /
                Datanglah, hai Roh Ku-dus, penuhilah hati kaum ber-i-man

                i                                                                7  i     6  5 . //
                dan nyalakanlah api cintaMu di dalam ha-ti me-re-ka.
       



BACAAN INJIL :      LUKAS 14:23-26
Imam       :       Tuhan sertamu
Umat        :       Dan sertamu juga
Imam       :       Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
Umat        :       Dimuliakanlah Tuhan

"Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku,
untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;
dan Ia telah mengutus Aku”

Sekali peristiwa Yesus datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaanNya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
KepadaNya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibukaNya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepadaNya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kataNya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkanNya.
Demikianlah Injil Tuhan
Umat    : Terpujilah Kristus.

HOMILI



UPACARA KRISMA

PEMBAHARUAN JANJI PERMANDIAN                  (Umat  Berdiri)
(Lilin yang dipegang para Calon Krisma dinyalakan, sambil berdiri)

Uskup              :   Dalam pembaptisan manusia kita yang lama, yakni cara berpikir lama, cara kerja lama, singkatnya sikap kita yang lama yang kurang baik, telah disalibkan bersama Kristus, supaya selanjutnya kita mati terhadap dosa, lalu hidup semata-mata bagi Allah dalam Gereja.
                            Selama masa pembinaan Krisma, kamu telah mempersiapkan diri untuk perayaan agung ini.
                            Dari sebab itu jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
                            Sanggupkah Saudara-saudara menentang kejahatan dalam diri Saudara sendiri dan dalam masyarakat?
Calon Krisma   :   Ya, kami sanggup.
Uskup              :   Sanggupkah Saudara-saudara menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian dan hiburan tidak sehat?
Calon Krisma   :   Ya, kami sanggup.
Uskup              :   Sanggupkah Saudara-saudara berjuang melawan segala tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur yang melanggar hak-hak asasi manusia?
Calon Krisma   :   Ya, kami sanggup.
Uskup              :   Terima kasih atas janji dan kesanggupan Saudara-saudara. Tetapi dengan menyatakan kesanggupan, tugas Saudara-saudara belumlah selesai. Kini masih harus dibuktikan kesanggupan itu; dan ini merupakan tugas yang paling berat. Tetapi janganlah berkecil hati. Percayalah kepada Tuhan! Dengan bimbinganNya kita akan berhasil. Ingatlah akan penegasan Santo Yohanes, “Inilah kemenangan yang mengalahkan dunia, yakni iman kita.”
                            Maka marilah dengan keyakinan teguh membaharui iman kita dan menyegarkan janji setia kita kepada Allah sebagaimana kita ikrarkan ketika dibaptis:
                            Percayakah kami akan Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi?
Calon Krisma   :   Ya, kami percaya.
Uskup              :   Percayakah kamu akan Yesus Kristus, PutraNya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh perawan Maria, yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari alam maut dan duduk di sisi kanan Bapa?
Calon Krisma   :   Ya, kami percaya.
Uskup              :   Percayakah kami akann Roh Kudus, Tuhan yang menghidupkan, yang pada hari ini dalam Sakramen Krisma, dianugerahkan kepada kamu secara istimewa, seperti kepada para rasul pada hari Pentakosta?
Calon Krisma   :   Ya, kami percaya.
Uskup              :   Percayakah kamu akan Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal?
Calon Krisma   :   Ya, kami percaya.
Uskup              :   Inillah iman kita. Inilah iman Gereja yang kita akui dengan bangga dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
Umat                :   Amin.
Uskup              :   Saudara-saudari terkasih, terima kasih atas pembaharuan iman dan janji Baptis saudara. Umat yang terkasih, sekarang marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa yang mahakuasa, agar Ia sudi mencurahkan Roh Kudus kepada para anakNya ini, yang telah dilahirkan kembali bagi hidup abadi dalam Sakramen Pembaptisan. Semoga Roh Kudus menguatkan mereka dengan anugerahNya yang berlimpah, dan semoga berkat pengurapanNya mereka menjadi serupa dengan Kristus, Putra Allah.
Semua hening sejenak, berdoa dalam batin.
Bapak Uskup mengulurkan kedua belah tangannya ke arah para calon.

Uskup    : Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, Engkau telah melahirkan kembali para hambaMu dari air dan Roh Kudus, dan membebaskan mereka dari dosa.
                Sudilah kiranya mencurahkan Roh Kudus penghibur kepada mereka. Semoga mereka Kau anugerahi Roh Kebijaksanaan dan Pengertian, Roh Penasihat dan Kekuatan, Roh Pengetahuan dan Ibadat; dan semoga mereka Kau penuhi dengan Roh Takwa kepadaMu. Demi Kristus, pengantara kami.
Umat      : Amin.
PENGURAPAN DENGAN KRISMA                          (Umat Duduk)

Para wali maju menghadap Bapak Uskup mohon berkat dan restu. Lalu para calon maju. Di depan Bapak Uskup Calon Krisma menyerahkan kartu Krisma kepada petugas yang mendampingi Bapak Uskup.
Para wali menumpangkan kedua belah tangan pada bahu calon krisma. Bapak Uskup mengurapi dahi calon dengan minyak krisma sambil berkata:
Uskup              :   …………. (nama), TERIMALAH TANDA KURNIA ROH KUDUS.
Calon Krisma   :   Amin.
Uskup              :   Damai Kristus.
Calon Krisma   :   Terima Kasih.

Lalu krismawan menghadap petugas lain untuk diusap dahinya dengan kapas. Selama pengurapan dapat dilagukan nyanyian dan doa sesuai.


DOA UMAT
Uskup  :   Saudara-saudari terkasih, marilah kita berdoa dengan rendah hati kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa. Marilah kita bersatu dalam doa, sebagaimana kita bersatu dalam iman, harapan dan cinta kasih yang berasal dari Roh Kudus.
L1        :   Bagi para krismawan yang baru saja dikuatkan dengan karunia Roh Kudus:
                Semoga mereka berakar dalam iman, berkanjang dalam cinta kasih, dan memberi kesaksian tentang Kristus Tuhan dalam hidup sehari-hari. Kami mohon ….
Umat    :   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L2        :   Bagi para orang tua dan wali krisma:
                Semoga mereka senantiasa mendorong para krismawan ini baik dengan perkataan maupun dengan teladan, untuk mengikuti jejak Kristus. Kami mohon ….
Umat    :   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L3        :   Bagi Gereja Kudus: Bagi Bapa Suci Benedictus XVI, Bapa Uskup Mgr. Joseph Suwatan, serta semua uskup dan bagi seluruh umat Allah:
                Semoga mereka dipersatukan oleh Roh Kudus, dan senantiasa berkembang dalam kesatuan iman dan cinta kasih. Kami mohon ….
Umat    :   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L4        :   Bagi seluruh dunia:
                Semoga semua orang mengakui Allah sebagai pencipta dan Bapa mereka, dan semoga mereka hidup bersaudara tanpa membedakan suku ataupun bangsa, sehingga selalu dapat menikmati damai serta sukacita dalam Roh Kudus. Kami mohon ….
Umat    :   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Uskup  :   Marilah hening sejenak, kita masing-masing memanjatkan permohonan-permohonan pribadi dalam hati.
                (hening sejenak) ujud-ujud khusus ….
Uskup  :   Ya Allah, Engkau telah menganugerahkan Roh Kudus kepada para rasul-Mu. Engkau menghendaki agar dengan perantaraan mereka dan para pengganti mereka dinyatakan kedatangan Roh Kudus atas diri kaum beriman. Sudilah mendengarkan permohonan kami. Semoga rahmat yang Kau anugerahkan kepada para rasul pada permulaan Gereja kini berkembang pula dalam hati umat beriman. Demi Kristus, pengantara kami.
Umat    :   Amin.


LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN                                        (Umat Duduk)
(Wakil peserta krisma mengantar bahan-bahan persembahan: roti dan anggur, natura dan sampul persembahan ke depan Altar dengan diiringi lagu “Ya Tuhan Trimalah, Opo Wana Natas, Trimalah, Ya Bapa” (MB. 240))

Uskup  : Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.
Umat    : Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

DOA PERSEMBAHAN                                                     (Umat Berdiri)
Uskup  :   Tuhan, terimalah dengan rela persembahan kami. Berkat kepenuhan Roh Kudus, para hambaMu ini telah Kau jadikan lebih serupa dengan Kristus. Semoga oleh daya Roh Kudus itu mereka semakin berani memberikan kesaksian tentanng Kristus, yang lewat sengsara, wafat dan kebangkitan, kini hidup mulia dan berkuasa sepanjang masa.
Umat    :   Amin.

DOA SYUKUR AGUNG IX                                        (Umat Berlutut)
Imam :   Tuhan sertamu.
Umat :   Dan sertamu juga.
Imam :   Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
Umat  :   Sudah kami arahkan.
Imam :   Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
Umat  :   Sudah layak dan sepantasnya.
Imam :   Bapa yang baik, hari ini kami sangat bergembira. Hati kami penuh rasa terima kasih dan bersama Yesus, kami bersukaria di hadapanMu.
Umat  :   5 /  5 . 6  5     4 / 3     . 1      3 / 5 .    4    3  2 / 3 . . //
              Ter-pu-ji-lah Eng-kau yang me-nya-yang-i ka-mi.
Imam :   Begitu besar kasihMu sehingga dunia yang luas dan indah ini Engkau ciptakan bagi kami.
Umat  :   Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.
Imam :   Begitu besar kasihMu sehingga PutraMu Yesus Engkau utus mengantar kami kepadaMu.
Umat  :   Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.
Imam :   Begitu besar kasihMu sehingga kami Engkau satukan dengan Yesus dan Engkau angkat menjadi anak-anak dalam satu keluarga.
Umat  :   Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.
Imam :   Karena kasihMu yang begitu besar, kami bersyukur kepadaMu dan bersama para malaikat serta para kudus di surga, kami memuji Engkau dengan gembira sambil bernyanyi:
KUDUS (Koor)                                                        (Umat Berlutut)
Imam :   Bapa, sungguh terpujilah Yesus yang Engkau utus! Ia menjadi sahabat anak-anak dan orang miskin. Ia sendiri datang untuk menunjukkan kepada kami, bagaimana kami dapat mengasihi Engkau dan mengasihi satu sama lain. Ia membersihkan hati kami dari segala kejahatan yang menghalangi persahabatan dan dari kebencian yang membuat kami tidak bahagia. Ia menjanjikan Roh Kudus yang akan mendampingi kami setiap hari agar kami hidup sebagai anak-anakMu.
Umat  :   5    5 /  5 . 6  5       4 / 3     . 1   3 / 5 .   4    3    2 / 3 . . //
              Di-ber- kat-i-lah yang da-tang da-lam na-ma Tu-han.
              5 /  5 . 6  5      4 / 3   . 1 3 / 5  .  4    3  2 / 3 . . //
              Ter-pu-ji-lah Eng-kau di     sur - - - - - - -  ga.
Imam :   Kami mohon kepadaMu, ya Allah, Bapa kami, utuslah Roh KudusMu ke atas persembahan roti dan anggur ini agar menjadi Tubuh dan (†) Darah Yesus Kristus, Tuhan kami.
              (Putra Altar membunyikan lonceng)
              Sebab pada malam sebelum menderita sengsara, dalam perjamuan bersama para muridNya, Ia menampakkan cinta kasihMu yang tak terhingga; Ia mengambil roti, mengucap syukur kepadaMu, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada mereka seraya berkata:
              TERIMALAH DAN MAKANLAH:
              INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
Umat  :   5 /  5 . 6  54 / 3     . 1   3 / 5  . 4      3    2 / 1 2  3 . . //
              I-   ni-lah Ye-sus yang di-kur-ban-kan ba-gi ki-ta.
Ketika Iman memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatNya, Umat memandangNya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat.
Imam :   Demikian pula Ia mengambil piala berisi air anggur, berdoa sambil mengucap syukur kepadaMu, dan memberikan piala itu kepada mereka seraya berkata :
              TERIMALAH DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAHKU,
              DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA.
Umat  :   Inilah Yesus yang dikurbankan bagi kita.
Imam :   Kemudian Yesus berkata:
              LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU.
Ketika Iman memperlihatkan Piala dengan mengangkatNya, Umat memandang-Nya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat.
Aklamasi Anamnesis
Imam : Maka, ya Bapa yang penuh kasih, kami mengenangkan wafat dan kebangkitan Yesus, Penebus dunia, yang menyerahkan diri bagi kami agar kami dapat bersahabat kembali dengan Dikau.
Umat  : 5 /  5 . 6  5     4 / 3     . 1      3 / 5 .   4    3    2 / 3 . . //
            Ter-pu-ji-lah Eng-kau yang me-nya-tu-kan ka-mi.
Imam : Kami mohon, ya Tuhan Allah kami, karuniakan Roh Cinta Kasih kepada semua orang yang ikut serta dalam perjamuan ini. Semoga kami semua semakin bersatu di dalam Gereja bersama Bapa Suci Benedictus XVI, Bapa Uskup kami Mgr. Joseph Suwatan, serta semua uskup dan semua yang melayani umatMu.
Umat  : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.
Imam : Ya Bapa, berkatilah semua orang yang kami kasihi …., berkatilah juga mereka yang kurang kami perhatikan. Selamatkanlah orang-orang yang sudah meninggal …., dan terimalah mereka di dalam rumahMu.
Umat  : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.
Imam : Ya Bapa, semoga akhirnya semua sahabat Yesus berkumpul di surga merayakan pesta abadi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah dan Bunda kami.
Umat  : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.
Imam : Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan  dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
Umat  : Amin.

BAPA KAMI
Uskup  :   Saudara sekalian, berkat sakramen inisiasi, kita semua telah dikukuhkan menjadi anak-anak Bapa di surga. Maka marilah kita memuji dan memuliakan Bapa kita dengan doa yang diajarkan oleh Kristus sendiri.

BAPA KAMI
Bapa kami yang di surga, dimuliakan namaMu
Datanglah kerajaanMu, mohon pimpinanMu
Semua akan terjadi, menurut kehendakMu
Di surga maupun di dunia, Tuhan yang kuasa

Berkatilah hari ini, ampuni dosa kami
Kami juga mau mengampuni dosa sesama kami
Mohon lindungilah kami dari s’gala bahaya
Biar kami setia padaMu, Bapa dengarkan kami
Uskup  :   Ya Bapa, datanglah kerajaanMu di atas seluruh muka bumi. Berkat penerangan Roh Kudus dan kesaksian kami semua, bukalah hati setiap insan supaya percaya kepadaMu, dan dengan demikian menjadi anggota keluargaMu sendiri. Semoga kami pun giat berusaha menjadi anggota Gereja dan masyarakat yang baik, sambil menantikan kedatangan penyelamat kami Yesus Kristus.
Umat    :   Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

DOA DAMAI
Uskup  :   Saudara-saudara terkasih, Tuhan kita Yesus Kristus mengutus Roh Kudus, agar dari segala bangsa dikumpulkanNya Gereja yang bersatu dalam damai dan cinta kasih. Dari sebab itu marilah kita mohon kepadaNya:
Umat    :   Tuhan Yesus Kristus, janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman GerejaMu dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun, sesuai dengan kehendakMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
ANAK DOMBA ALLAH    (Koor)                                      (Umat Berlutut)

PERSIAPAN KOMUNI                                                      (Umat Berlutut)
Imam : Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya.
Umat  : Ya Tuhan, saya tidak pantas Engkau datanglah pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

DOA SESUDAH KOMUNI                                                (Umat Berlutut)
Uskup :  Allah yang mahakudus, kami bersyukur kepadaMu, karena dalam perayaan ini Engkau berkenan memenuhi janjiMu: memenuhi kami semua dengan Roh Kudus. Semoga karena daya Roh Kudus ini kami semua semakin mantap dalam mengamalkan iman, semakin tekun dalam mengembangkannya, dan semakin berani memberikan kesaksian tentang kebenaran. Demi Kristus pengantara kami.
Umat   :  Amin.


RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN                                                               (Umat Duduk)
·       Ungkapan Hati dari Wakil Krismawan-krismawati
·       Sambutan Yang Mulia Mgr. Joseph Suwatan, MSC
·       Ucapan Terima Kasih Ketua Panitia

AMANAT PERUTUSAN OLEH BAPAK USKUP
Saudara sekalian, para krismawan yang bahagia, hari ini perjalanan inisiasi saudara sudah paripurna. Dengan pengurapan suci tadi Anda dikukuhkan menjadi anggota Gereja Kristus secara penuh.
Pengukuhan keanggotaan saudara lewat Sakramen Krisma ini membawa suatu konsekuensi:
·       Saudara semakin dipenuhi dengan Roh Kudus, Roh Kristus, sendiri, sehingga Saudara diharapkan hidup selaras dengan jiwa Kristus, menjadi makin serupa dengan Kristus.
·       Saudara menjadi lebih mantap dalam iman; maka juga harus bangga akan iman Katolik, dan berani membelanya bila Gereja dicemarkan/ dibahayakan.
·       Saudara diharapkan menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus, bukan hanya lewat kata-kata, tetapi lebih-lebih lewat hidup, karya dan tindak-tanduk Anda.
·       Saudara diharapkan menjadi lebih sadar akan tanggung jawab terhadap kehidupan Gereja, yakni berpartisipasi aktif dalam membangun Gereja, dalam memajukan serta mengembangkannya, dan dalam karya-karya pelayanan yang dibutuhkan Gereja.
Memang itu semua cukup berat. Tetapi percayalah akan jaminan kekuatan Roh Kudus yang hari ini memenuhi hati Saudara seperti pernah memenuhi hati para rasul pada hari Pentakosta yang pertama. Juga jaminan Yesus sendiri, “aku besertamu selalu sampai akhir zaman.”
Dan guna memantapkan hati kita semua, sebelum meninggalkan perayaan ini marilah kita memohon berkat Tuhan. – Hening sejenak.

BERKAT
Uskup  :   Tuhan sertamu.
Umat    :   Dan sertamu juga.
Uskup  :   Semoga Allah Bapa yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian:
                Allah Bapa telah melahirkan Saudara kembali dari air dan Roh Kudus, dan mengangkat Saudara menjadi putra-putriNya. – Semoga Ia memelihara Saudara dalam cinta kasih.
Umat    :   Amin.
Uskup  :   Semoga Allah Putra memberkati Saudara sekalian:
                Ia berjanji mengutus Roh Kebenaran agar senantiasa mendampingi Gereja. Semoga Ia meneguhkan Saudara untuk memberi kesaksian tentang iman yang benar.
Umat    :   Amin.
Uskup  :   Semoga Allah Roh Kudus memberkati Saudara sekalian:
                Ia telah menyalakan api cinta kasih dalam hati para murid Yesus. Semoga Ia mempersatukan Saudara dalam karya-karya cinta kasih dan membimbing Saudara kepada sukacita Kerajaan Allah.
Umat    :   Amin.
Uskup  :   Semoga Saudara sekalian selalu dinaungi oleh berkat Allah yang mahakuasa (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Umat    :   Amin.

PENGUTUSAN
Uskup  :   Saudara sekalian, perayaan Krisma sudah selesai.
Umat    :   Syukur kepada Allah.
Uskup  :   Jadilah saksi Kristus dan amalkan selalu damai Tuhan.
Umat    :   Amin.

LAGU PENUTUP
Sementara Imam dan rombongan berarak keluar dinyanyikan lagu penutup “Jadilah Saksi Kristus” (MB. 455).
Lampiran Lagu-lagu Krisma:
1.  YA ROH PENCIPTA, DATANGLAH (PS. 567)
1)  Ya Roh Pencipta, datanglah, kunjungi hati umatMu.
Dan jiwa yang Kau ciptakan penuhi dengan rahmatMu.
2)  Kau digelari Penghibur, karunia Allah yang luhur.
Kau hidup, api dan kasih, pengurapan yang ilahi.
3)  Dikaulah sapta karunia dan tangan kanan ilahi.
Engkau yang Bapa janjikan, bahasa Kau pergandakan.
4)  Sinari hati umatMu, dan curahkanlah cintaMu.
Semoga Dikau kuatkan yang rapuh dalam tubuhnya.
5)  Halaulah musuh umatMu, berilah kami damaiMu,
Agar dengan tuntunanMu, yang jahat kami hindarkan.
6)  Buatlah kami mengenal serta terus mengimani
Bapa bersama Sang Putra dan Dikau Roh Keduanya.
7)  Dipujilah Allah Bapa dan  Putra yang sudah bangkit,
Serta Roh  Kudus  penghibur sekarang dan selamanya.

2.  YA ROH KUDUS, KUNJUNGI UMATMU (PS. 571)
1)  Ya Roh Kudus, kunjungi umatMu, kobarkan api kasihnya.
Curahkanlah karunia saptaMu, sudi terangi hatinya,
Agar setia jadi teladan dalamn semangat beriman.
Singkirkanlah gelisah dan resah kuatkan iman, harapannya.
2)  Ya Roh Kudus, semangat yang baru, cairkan hati yang beku.
Curahkanlah karunia peneguh, hidupkan hati yang lesu,
Agar rela menolong sesama dan mewartakan karyaMu.
Ya Roh Kudus, satukan umatMu di dalam kasih dan karyaMu.

3.  DATANGLAH ROH MAHAKUDUS (MB. 448)
1)  Datanglah Roh Mahakudus, masuki hati umatMu,
Sirami jiwa yang layu, dengan embun kurniaMu.
2)  Roh cinta Bapa dan Putra, taburkanlah cinta mesra
Dalam hati manusia, cinta anak pada Bapa.
3)  Datanglah Roh Mahakudus, bentara cinta Sang Kristus,
Tolong kami jadi saksi, membawa cinta ilahi.
4)  Lidah api angin taufan, lambang Roh Kudus yang datang,
Muka bumi dibarui, oleh pembaru yang suci.
5)  Roh Kristus ajari kami, bahasa cinta ilahi,
Satulah bangsa semua, karena bahasa cinta.
6)  Cinta yang laksana api, kobarkan semangat kami,
Agar musnahlah terbasmi, jiwa angkuh hati dengki.
7)  Sang penghibur umat Allah, kuatkan iman yang lemah,
Agar hati bergembira, walau dilanda derita.
8)  Penggerak para rasulMu, lepaskan lidah yang keluh,
supaya kami wartakan, karya kes’lamatan Tuhan. Amin.
4.  BAPA KARYAMU AGUNG PERKASA (MB. 449)
1)  Bapa karyaMu agung perkasa, RohMu menghidupkan  dunia.
Kau kobarkan s’luruh alam raya, Kau goncangkan dengan prahara.
Kau musnahkan malam kelam, Kau pancarkan cah’ya terang.
Soraklah alleluya.
2)  Ya Roh Kudus, cahaya abadi, Kau terangi hati pranabi,
Agar menabur warta gembira, bagi umat yang menderita.
Putus asa hilang musnah, pengharapan mekar cerah.
Soraklah alleluya.
3)  Kau berikan s’mangat pada Yesus, dalam mewartakan cintaMu,
Hingga salib menjadi tahtaNya, namun tetap menang dan jaya.
Walau kembali ke surga, RohNya hadir di dunia.
Soraklah alleluya.
4)  Dikau topan dahsyat membahana, lidah api nyala membara.
Jika nyala apiMu berkilat, hidup kami penuh semangat.
Ini karya Kristus Tuhan, dalam G’reja yang berjuang.
Soraklah alleluya.

5.  ROH ALLAH BANGKITKAN KAMI (MB. 452)
Reff: Roh Allah, bangkitkan kami dengan Sabda dan hidupMu. (2x)
1)  Dikau Roh bagi dunia, bangkitkanlah.
Penghibur hati yang hampa, bangkitkanlah.
2)  Dari kegelapan hati, bangkitkanlah.
Di dalam cemas dan risau, bangkitkanlah.
3)  Dikau cahaya nan terang, bangkitkanlah.
Heningkan budi yang kelam, bangkitkanlah.
4)  CintaMu pengikat kami, bangkitkanlah.
Bukalah pintu di hati, bangkitkanlah.
5)  Jangan Kau tinggalkan kami, bangkitkanlah.
Hingga lengang sunyi sepi, bangkitkanlah.
6)  Dikau api yang berkobar, bangkitkanlah.
Doronglah hati yang gentar, bangkitkanlah.           (Reff ....)

6.  JADILAH SAKSI KRISTUS (MB. 455)
1)  Sesudah dirimu dis’lamatkan, jadilah saksi Kristus,
Cahaya hatimu jadi terang, jadilah saksi Kristus.
Tujuan hidupmu jadi nyata, jadilah saksi Kristus.
2)  Setelah dirimu kau tinggalkan, jadilah saksi Kristus.
Kehidupan baru kau dapatkan, jadilah saksi Kristus.
Api cinta Kristus kau kobarkan, jadilah saksi Kristus.
3)  Di saat hatimu jadi hampa, jadilah saksi Kristus.
Tiada hasratmu dalam karya, jadilah saksi Kristus.
Tiada harapan ’kan berjuang, jadilah saksi Kristus.
7.  YA YESUS HAMBA SEDIA (MB. 462)
Reff: Ya Yesus hamba sedia, jadi karyawan setia,
        Membaharui dunia, menuju bahagia.
1)  Sabda Kristus pada kita: ladangKu menanti Anda.
Padinya kuning melambai, di mana para penuai.           Reff:
2)  Betapa luas ladangKu! Dunia bingung dan ragu.
Dengar jeritannya pilu. Maukah anda membantu?         Reff:
3)  Roh Kristus tolonglah kami; menurut panggilan suci,
Ikut menuai padiMu, membangun dunia baru.                        Reff:

8.  TRIMALAH BAPA (MB. 240)
Reff: Trimalah Bapa persembahan kami ini,
        Roti dan anggur lambang karya kami.
1)  Kami bawa, trima Bapa. Karya tangan, trima Bapa.       Reff:
2)  Kami hantar, trima Bapa. Tanda cinta, trima Bapa.                Reff:
3)  Kami pasrah, trima Bapa. Suka duka, trima Bapa.         Reff:
4)  Kami turut, trima Bapa. Kurban Yesus, trima Bapa.                Reff:

9.  TRIMALAH YA BAPA (MB. 242)
1)  Roti dan anggur ini, trimalah, ya Bapa.
Kristus sendiri jadi kurban yang utama.
Merelakan hidupNya bagi manusia.
Jadi teladan kita, taat pada Bapa.
2)  Trimalah di tanganMu, buah karya kami.
Kuhunjukkan padaMu dengan rendah hati.
Usaha dan upaya mengabdi sesama.
Melaksanakan karya di dalam dunia.

10.              YA TUHAN T’RIMALAH
Reff: Ya Tuhan, t’rimalah syukur pujian kami
        Sudi satukanlah, dengan kurban PutraMu.
1)   Trimalah Tuhan sembahan kami, yang kami bawa ke altarMu.          Reff:
2)   Semoga Tuhan menerimanya, sebagai bakti syukur kami.                 Reff:

11.              INI TUBUHKU (MB. 430)
Reff: Ini TubuhKu, Ini DarahKu, makan dan minumlah.
        Mari santaplah, Tubuh Sang Peny’lamat, sampai kembaliNya.
1)  Ya Yesus Tuhan, bangkit dari mati, alleluya.
Trima pujian kami, alleluya.                    Reff:
2)  Tolonglah kami, berilah hidupMu, alleluya.
Sampai pada akhirat, alleluya.                        Reff:
3)  Kami berjaga dengan dian nyala, alleluya.
Sampai Kau datang lagi, alleluya.           Reff:
4)  Semoga kami di rumah BapaMu, alleluya.
Berbahagia selalu, alleluya.                    Reff:
DOA SAAT PENGURAPAN
1. Doa datanglah Roh Kudus (MB. 38)
Wanita :   Allah Roh Kudus, engkau hadir dalam dunia pada segala zaman dalam segala bangsa. Dari daya-Mu kami hidup. Kami pasrahkan diri pada bimbingan-Mu.
Pria      :   Datanglah Roh Kudus dan baharuilah muka bumi.
Wanita :   Engkau agung dan mahasuci, namun sangat dekat dengan kami semua. Engkau mempunyai hati bagi kami, namun Engkau lebih besar dari pada kami. Maka kami mengaku bersama rasul Paulus:
Pria      :   Kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
Wanita :   Bila kami memikirkan dan membicarakan dikau, kami senantiasa hanya meraba-raba dan mencari-cari. Manusia yang mengalami Dikau memakai lambang-lambang untuk mengungkapkan pengalamannya.
Pria      :   Angin bertiup ke mana ia mau dan kami mendengar bunyinya, tetapi kami tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi
Wanita :   Demikianlah halnya tiap-tiap orang yang lahir dari Roh. Tanpa Dikau kami tidak akan mengerti siapa Engkau. Engkau mewahyukan misteri paling dalam dari Allah dan Yesus Kristus.
Pria      :   Tidak ada seorang pun yang dapat mengaku: Yesus adalah Tuhan selain oleh Roh Kudus.
Wanita :   Hanya Engkaulah yang dapat menghantar kami ke dalam kebenaran, yakni Yesus Kristus. Kami menyebut Allah ‘Bapa’, karena dalam baptisan Engkaulah yang membuat kami menjadi Anak Allah.
Pria      :   Oleh Roh itu kami berseru: “Ya Abba, ya Bapa’.
Wanita :   Kami menyebut Dikau sumber hidup; Engkau mendorong kami agar bersama dengan orang lain kami melawan kekuatan maut dalam dunia ini dan memperjuangkan hidup. Kami ikut undangan Kristus yang bangkit:
Pria      :   Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum. Dari dalam hatinya mengalir sungai air hidup.
Wanita :   Roh Kudus kami menyebut Dikau kasih. Di mana pun manusia berusaha dengan nyata untuk mengasihi, di situ Engkau berkarya.
Pria      :   Datanglah Roh Kudus, nyalakanlah dalam diri kami api cinta kasih-Mu.
Wanita :   Kami mengakui dan mengalami Dikau dalam Gereja. Engkau berkarya, di mana pria dan wanita mengikuti Yesus dalam menggembalakan dan mengajar umat-Mu dalam pewartaan dan bantuan sosial. Engkau menyemagati kami untuk member kesaksian tentag Kristus. Engkau membantu kami mewujudka persatuan dalam kebhinekaan, Engkau mempersatukan kami dalam himpunan di mana semua saling menerima.
Pria      :   Datanglah Roh kudus, dan wajah gereja akan menjadi baru.
Bersama:   Allah Roh Kudus bantulah kami dalam memperjuangkan masa depan bangsa manusia serta dunia, di mana terdapat keadilan, kebebasan dan damai. Berilah agar kami berani bersama dengan semua orang yang berkehendak baik, menyiapkan jalan untuk menghadirkan kerajaan Allah, hari ini dan sepanjang hidup kami, Amin.

2. Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus PS 93
Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi; dan semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini; semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.
Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaanMu.
Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepadaMu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikanMu; dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
Datanglah, ya Roh takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepadaMu di manapun kami berada; tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepadaMu.

3. Doa Kekudusan (PS. 153)
Allah yang mahakudus, terimakasih, Engkau telah mengutus Roh KudusMu tinggal di dalam hati kami, dan dengan demikian menguduskan diri kami menjadi kediamanMu sendiri; kami bukan lagi milik kami sendiri, tetapi telah menjadi milikMu.
Bantulah kami menjaga kekudusan baitMu ini, sehingga RohMu selalu diam di dalam hati kami, dan menjamin kehadiranMu bersama kami. Jangan biarkan kami menodai bait kudusMu ini karena berbuat dosa dengan tubuh kami. Jangan sampai kami Kau binasakan karena kami sendiri telah mencemarkan dan membinasakan bait kudusMu, yakni diri kami sendiri. Ya Allah, semoga tubuh kami selalu kudus, dan menjadi sarana untuk berjumpa dengan Dikau, dan untuk selalu menyadari penyertaanMu. Bantulah kami agar senantiasa memuliakan Dikau dengan tubuh kami. Demi Kristus, Tuhan kami. (Amin.)

4. Doa Penerangan Roh Kudus (PS 147)
Ya Bapa, utuslah Roh Kudus memenuhi hati umat-Mu,
dan menyalakan di dalam api cintaMu.
Utuslah RohMu, maka semuanya akan dicipta kembali.
Dan Engkau akan membaharui muka bumi.
Marilah kita berdoa:
Ya Allah, Engkau telah mengajar hati umatMu dengan penerangan Roh Kudus. Berilah supaya berkat Roh yang kudus ini kami senantiasa berpikir benar, bertindak bijaksana, serta selalu bergembira karena penghiburanNya. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

5. Doa Roh Kudus (PS 94)
Allah Bapa yang maha kudus, kami bersyukur kepadaMu
karena Roh Kudus yang telah Kau curahkan ke dalam hati kami.
KehadiranNya dalam hati kami
telah membuat kami menjadi bait kehadiranMu sendiri,
dan bersama Dia pula kami telah Kau lahirkan kembali menjadi anak-anakMu.
Dialah penghibur dan penolong yang Kau utus dalam nama Kristus.

Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran.
Semoga Dia mengajarkan segala sesuatu kepada kami
dan mengingatkan kami akan sabda yang telah dikatakan oleh Yesus,
agar kami selalu dituntun oleh sabdaNya.

Melalui Roh KudusMu ini, sudilah Engkau membimbing GerejaMu,
para pemimpin dan pembantu-pembantunya,
dan berilah mereka kebijaksanaan sejati.
Semoga karena bimbinganNya kami semua boleh menikmati buah Roh:
kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemah lembutan, dan penguasaan diri.

Melalui Roh KudusMu pula, sudilah Engkau membimbing umatMu
untuk peka dan setia kepada kehendakMu,
untuk tetap tabah dalam penderitaan, berani menjadi saksi PutraMu,
berani menjadi pelayan sesama
dan menjadi terang serta garam dunia.

Semoga Roh Kudus selalu memimpin kami dengan lemah lembut dan ramah,
serta menuntun kami dengan cermat dan teguh.
Semoga Ia menjadi daya Ilahi
di dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat,
dan mengantar kami masuk ke dalam kemuliaan surgawi
untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar