Selasa, 01 Februari 2011

TEUMESSIAN FOX


nah begini ceritanya..

Suatu hari masyarakat kota Thebes melakukan suatu dosa yang membuat Dionysus, dewa Anggur, murka.. akhirnya Dionysus pun mengirimkan azabnya yang berupa seekor rubah besar.. rubah ini dikenal dengan nama Teumessian Fox.. selain ukurannya yang sebesar anjing, yang spesial dari rubah ini adalah bahwa hewan ini ditakdirkan untuk tidak pernah dapat ditangkap.. dan semenjak dikirimkan oleh Dionysus, hewan ini terus memburu anak-anak kota itu untuk dimakan..

Kreyon, pemuka masyarakat di bagian kota itu, menugaskan seorang bernama Amphitryon untuk menangkap rubah itu.. sebuah tugas yang mustahil karena memang rubah itu ditakdirkan untuk tidak pernah bisa tertangkap.. uncatchable..

tapi Amphitryon berhasil menemukan ide yang cemerlang.. Ia mengambil Laelaps, seekor anjing yang dihadiahkan Zeus kepada Europa.. Laelaps ini, adalah anjing yang ditakdirkan untuk selalu berhasil menangkap apapun yang dikejarnya.. maka ketika Amphitryon melepaskan anjing itu untuk menangkap Teumessian Fox, sebuah kontradiksi takdir pun terjadi..

dihadapkan dengan kontradiksi yang berbahaya ini (rubah yang tidak bisa ditangkap, dikejar oleh anjing yang tidak bisa dihindari) membuat Zeus terpaksa mengubah kedua makhluk ini menjadi batu.. kemudian ia meletakkan mereka di langit malam.. menjadi dua buah rasi bintang, yakni rasi Canis Major dan Canis Minor..
http://www.kaskus.us/showpost.php?p=203367758&postcount=675

Tidak ada komentar:

Posting Komentar